Puzzle yang tak pernah bisa kuselesaikan…
Ruang kosong pembelenggu kehidupan
Catatan perjalanan waktu membawaku ke kehidupan yang sebenarnya
Jatuh bangun mengusik setiap langkah permainan garis
Cacian…begitu kental, begitu lekat
Ingin rasa melarikan diri…….PENGECUT!!!!!
Bisikan yang entah dimana meraum begitu tegas menjudge telinga ku
Terenyuh dalam angan…..memacu gejolak mimpi
Keinginan begitu kuat melayang dalam ketidakteraturan…..LELAH….kuberteriak, namun kegembiraan memancar disekeliling. Secerca semangat yang membuatku selalu dan ingin terus bertahan…
Sontak seketika keramaian dalam gelap menghantuiku….cahaya yang kumaksud datang memaknai rasa hidup memancarkan sinar kegigihan yang membangkitkan keingintahuan.
Jauh tuk digapai, dekat tuk diraih….
Harmonisasi rasa mengalir begitu dalam….tanpa tahu kapan menjadi nada – nada sebuah lagu…hanya ritme, bukan alunan. Seharusnya indah bagaikan syair….mengalun hingga akhir….semuanya terus berulang hingga kini….
Disaat mata terbuka bersamaan dengan kedewasaan yang kognitif, menengadah bagai kuncup yang hendak mekar….sari – sari makna menjalari setiap isi kepalaku….PENUH….membanjiri
Bulan – bulan menghantui itu pun berkeliat membalut waktu pendekku
Tanpa sadar terjerumus….
Dalam….dan semakin dalam
Semua berargumen….berpresepsi dari kacamatanya
Personifikasi tanpa pembenaran konkret
Memandang jauh kedepan….namun sesekali mengintip balik sepersekian puluh….dia yang selalu menyodorkan lembaran pengetahuan, berbagi tak hanya pada hujan….
Gumpalan hitam membentuk rintik berkepanjangan….berulang tiap taunnya, terperosok kedalam lubang yang sama, ingin….lari dari duniamu.
Tersenyum dibalik awan, menggenggam bekal masa depan
Ritme selalu ingin membuat nada…not pada tangga nada selalu ingin dimainkan.
Hanya satu membentuk cerita
Mencari dalam gelap….
Bertanya – tanya akan kebahagiaan yang terjanjikan
Sinis memandang….iri didalam
Etalase menanti….memanggil tuk dipajang, berulang ku katakan CUKUP….tapi tak bisa….bayangan slalu muncul dalam cermin, torehan garis yang cukup membekas menghujam, menusuk jauh karbon membayangi diantaranya….ingin ku sudahi, selesaikan semua kepingan yang berceceran membentuknya menjadi sesuatu yang nyata tuk dinikmati….
Puzzle….
Kembali dalam nada menanti sebuah alunan….menyiapkan syair yang tepat, kembali ke air….hujan selalu turun dalam bayangan mendung mengikuti, menyudahi lewat pelangi….banyak sinar yang kan datang sesuai sumbernya dengan cara yang berbeda…..
Indah pada waktunya
Satu demi satu terpasang, hanya beberapa hilang….atau bahkan belum menemui, memaksa tuk mencari….namun hanya bisa menunggu. Berlarian mencari kepingan yang takan pernah usai….waktulah yang kan menjawab semua hujan.
Matahari bukan jawaban…
Melihat bukan berarti menemukan
Filterisasi dalam keabstrakan rasa
Mengawali langkah lembaran baru…
Memandang jauh melewati batas
Keberlakuan spontanitas
Bukan harmoni yang membentuk nada, awan merakit penenun hujan….tapi kepingan utuh dalam kepastian….